Sukses Muda Pasti Bisa


Benarkah demikian?
Dapatkah ini digapai?
Ataukah ini hanya sekedar slogan beberapa orang yang bertekad untuk mengejar impian serta cita-citanya untuk meraih kesuksesan?

Berawal dari segudang pertanyaan yang terbersit dipikiran saya; akhirnya saya pun mencari  referensi dari berbagai tokoh di Alkitab. saya pun terkagum oleh tokoh yang satu ini.

Ya dialah Ishak. Seorang muda yang hidup di masa sulit. Kekeringan yang telah melanda daerah tempat tinggalnya,  membuat Ishak berniat untuk menyebrang ke daerah Mesir.

Pada waktu itu Allah menyatakan diri Nya pada Ishak dan mengatakan: perjanjian yang telah Aku ikat dengan bapakmu Abraham, masih tetap berlaku. Keturunanmu akan sebanyak bintang dilangit JIKALAU engkau tetap berdiam diri di negeri yang telah Kujanjikan ini.

Dan pada akhirnya, ia memilih untuk taat kepada firmanNya dan tetap bermukim di daerah Filistin.

Ishak merupakan seorang pengusaha ternak yang memulai usahanya dari kecil-kecilan.

Ketika Ishak percaya serta beriman pada Firman Nya, TUHAN pun tidak melupakan janji Nya. Lalu  diberkatilah Ishak dan usahanya. Usahanya ini membuahkan hasil seratus kali lipat dalam tahun pertamanya. Dan kian lama kian bertambah kayalah Ishak. Kawanan kambing domba lembu sapi semakin bertambah banyak.

Kecemburuan sosial pun tak terhindarkan antara penduduk sekitar dengan Ishak.
Keadaan pun kian lama semakin menghimpit  Ishak. Sumur-sumur yang telah ada ditimbun dengan tanah dan ditutup oleh penduduk sekitar. Lalu Ishak pun menyingkir ke daerah lainnya. Kejadian ini terus berulang kembali.

Pada waktu yang ke empat kalinya, akhirnya Allah menyatakan diri Nya dan meneguhkan kembali iman Ishak. Dan sesudah itu Raja negeri itu menemui Ishak untuk mengikat perjanjian karena raja tersebut telah menyaksikan sendiri bahwa Allah telah menyertai Ishak dan ia berjanji untuk tidak akan menggangu Ishak kembali.

Setelah membaca kisah ini, saya pun tersadar bahwa hidup sukses bukanlah berarti jalan akan selalu mulus. Tantangan akan datang silih berganti. Kerikil dan terjalnya kehidupan mungkin akan singgah  menghampiri kehidupan kita.

Tapi ketika diri kita berpusatkan Kristus  dan tetap setia dalam proses kehidupan yang harus dilalui serta tetap berpegang pada Firman Nya, itu merupakan kesuksesan yang sejati.

Ulangan 28:13 berbunyi:
Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan ekor,
Engkau akan tetap naik dan bukan turun.

Dan akhirnya saya mengerti arti ayat diatas ini.. dan mari saya lanjutkan penggalan kalimat berikutnya:
Apabila engkau mendengarkan perintah Tuhan, Allahmu yang kusampaikan pada hari ini kaulalukan dengan setia.

Wow.. Berarti ini bukan janji sembarang janji. Berkat tersebut akan mengalir jika kita melakukannya dengan setia.

Sumber: Kejadian 26:1-35

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s