Pemimpin Yang Melayani


By Kevin – DTS Surabaya

Matius 20:26-28

“Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Mengikut Tuhan Yesus bukanlah pekerjaan yang mudah.Banyak sekali hambatan dan godaan yang akan kita lalui.Namun,kita harus memiliki mindset bahwa cobaan ini akan melatih karakter dan integritas kita karena hanya dengan begitulah kita benar benar bisa dipersiapkan untuk menjadi seorang pemimpin.

Untuk menjadi pemimpin yang baik kita harus menjadi seorang servant leader.Apa itu servant leader? Servant leader ialah suatu konsep kepemimpinan dimana pemimpin hidup untuk melayani bukan sebaliknya.Seorang servant leader hidup bukan untuk dirinya sendiri namun untuk melayani,menginspirasi dan menjadi teladan bagi orang lain.Sebagai contoh mari kita lihat Yesus Kristus sendiri.Semasa hidupnya Ia menunjukan banyak karakteristik yang memenuhi sifat seorang servant leader yaitu: 

  1. Berfokus kepada melayani orang lain
  2. Membentuk pemimpin pemimpin baru
  3. Mendengarkan
  4. Berempati

Inti daripada menjadi servant leader ialah supaya kita bersama sama bisa melayani bagi pembangunan tubuh kristus (Efesus 4:12)

Sering kali dalam hidup kita terlalu fokus kepada apa yang kita mau,apa yang enak untuk kita sendiri sehingga kita bahkan lupa bahwa kita itu hidup untuk menjadi berkat bagi orang lain.Padahal bila kita mau mengikut Yesus kita harus menjadikan Yesus sebagai pusat kehidupan kita dan mengedepankan kebutuhan orang lain dibanding keinginan diri sendiri.

Bila kita melihat tokoh tokoh seperti Nelson Mandela, Martin Luther King, Ahok,dll kita bisa melihat bahwa mereka bekerja demi orang lain supaya apa yang mereka perbuat bisa menjadi berkat bagi orang lain. Di sini kita bisa belajar bahwa memimpin itu bukan hanya memberi perintah, mengatur bawahan, atau berkuasa saja namun juga melayani orang lain. Nah, apakah kita sudah menjadi seorang servant leader baik itu dalam hal kecil maupun hal besar? Mari kita renungkan.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s