Kombinasi Iman dan Tindakan


14-jonathan-and-armor-bearer

1 Samuel 14:6 Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu: “Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang.”

Seorang pribadi bernama Yonatan mengajarkan kita untuk memiliki iman yang murni disertai tindakan.

Ketika itu pada awal Saul jadi raja orang² Ibrani ga punya senjata sendiri, cuma Saul and Yonatan yang punya senjata besi (1 Samuel 13:19-22).
Tapi kalo kita baca kisah lanjutannya nih keren banget lho, lewat iman murni Yonatan Tuhan bisa bekerja secara dahsyat! Check it out the story 😉

Secara itung²an (logika) nih mereka sebenernya kalah jumlah dibandingin sama orang Filistin dan yang punya senjata dari orang Ibrani cuma 2 orang (bayangin aja gimana cara mereka bisa menang melawan ribuan orang yang lengkap persenjataannya dan armornya kalo senjata aja yang punya cuma 2 orang)! Fatal sekali kalau berani maju berperang dengan kondisi seperti itu. Jumlah aja uda kalah ditambah lagi ga ada senjata besi apalagi armor (baju perang). OMG banget deh (kalo di game strategi uda pasti kalah punya nih) 😦

Namun Alkitab mencatat akhir cerita ini dengan bangsa Ibrani akhirnya menang besar dengan cara-cara yang melebihi logika. Begini ceritanya (ayat 20-23):
– orang Filistin gentar dan akhirnya saling tusuk²an/membunuh satu sama lain setelah Yonatan dan bujang pembawa senjatanya membabat 20 orang Filistin.
– orang² Ibrani yang tinggal bareng dan mengabdi pada orang Filistin tiba² berbalik melawan orang Filistin.
– orang² Efraim yang sebelumnya bersembunyi akhirnya turun gunung ikut join ke kubu Ibrani melawan orang Filistin.

Seringkali iman kita uda ga terlalu murni, ga lagi berdasarkan kepercayaan kepada Tuhan namun seringkali iman itu tercampur dengan besar kecilnya masalah dan juga seberapa besar sumber daya kita di dalam mengatasi masalah itu. Jika hanya sumber daya saja yang jadi dasar perhitungan maka sebenernya kita secara ga sadar uda sombong dan bilang: tidak diperlukan lagi kuasa intervensi Tuhan untuk case ini.

Apapun impian kita hari ini walau itu terlihat mustahil, mari kita belajar tetap beriman pada Dia yang telah memanggil yang akan memampukan kita untuk meraih kemenangan di dalam setiap pertempuran hidup sehari-hari dan juga miliki tindakan iman. Jangan sampai perhitungan, logika dan kondisi kita hari ini membuat kita takut dan malah membuat kita ga berani melangkah.

Percaya akan ada hal-hal di luar logika manusia (yang terbatas ini) bisa terjadi jika iman murni keberanian yang dari Tuhan dan tindakan kita kombinasikan – 1 Korintus 2:9 !!!

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s